Bromo, prewed Fendi and Nia πŸ™‚

Ini dia Bintang nya :D
Ini dia Bintang nya cerita kali ini πŸ˜€

Jumat ini, 17 Oktober 2014 serasa lebih tik tok … harus sedikit tango berhubung mau “tango” untuk segera pulang ke kos dan packingΒ  berangkat ke Jogja, iya .. . Yogyakarta tepatnya πŸ™‚

Kita dapat kareta malam, tak terlalu malam hingga bisa sampai disana pagi harinya, maklum kareta ekonomi :p
Malam itu saya satu kareta atau satu gerbong lah sama Mas Ibnu, Mira dan Mas Faiz. Diantara kami berempat hanya mas Faiz yang tidak satu kantor, mas Faiz merupakan teman kosan dari Fendi.
Kareta malampun berjalan, iringan suara “klakson” mengantar kareta kami meluncur ke Jogja, Gantian istrirahat berlalu beberapa kali tak terasa udah sampai lah kami di Jawa Tengah pada pagi hari, kopi wajib bagi kami agar tetap segar memasuki Jogja πŸ˜€

Srupuuuuuuuuuuut ..
Srupuuuuuuuuuuut .. @Mire

Kami sampai di Stasiun Tugu sekitar jam 9an, menunggu beberapa saat hingga kami dijemput oleh rombongan yang sudah sampai duluan. Dan kami langsung menuju rumah Fendi, beristirahat untuk dapat segera segera berberes dan menuju Gua Pindul, katanya bagus .. . πŸ˜€
Sesampainya disana kami sarapan dan beberes, makan bagi yang belum makan dan mandi bagi yang belum mandi, makan dikamar mandi buat yang belum dua2 nya -,-

Berkat ketangkasan dan kesigapan teman-teman ini pada pukul 11an kami sudah jalan menuju Gua Pindul, gesit dan tangkas diperjalanan kami mengandalkan iniiiii ..

Mantan pemain tu pastu parius ...
Mantan pemain tu pastu parius …

Kami sempat distop oleh polisi, karena ada pemeriksaan maklum disana sedang ada calon Presiden baru yang kan dilantik, disana asalnya. Hmmm.., salut dengan pengamanan daerah sana .. Good ..
Sekitar pukul 12.45 kami sudah sampai di lokasi, Cukup besar tempatnya, dan dikelola oleh warga sana dengan cukup baik. Sampainya disana kami diwajibkan memakai pelampung demi keamanan selama tour perjalanan.

Setelah dengan pelampung :D
Setelah dengan pelampung masing demi keselamatan πŸ˜€

katanya ada Arung Jeram, dan banyak lainnya. Kami tertarik untuk mencoba Arung Jeram namun ternyata air sedang surut dan akhirnya kami diberi masing-masing satu ban dalam untuk mengalir mengikuti deru air sungai ..
Dari lokasi pos pertama kami diangkut menggunakan mobil box, dan satu mobil lainnnya khusus membawa ban buat kami .. Waoow πŸ˜€

Mobil orang .. :D
Mobil orang .. πŸ˜€
Ban sampai beriringan :D
Ban sampai beriringan dengan kami dilokasi start πŸ˜€

Persiapan selesai dan kami langsung cussssssssssssssssssssssssssss .. …
Ban masuk ke air, dan ingin hati langsung naik tapi belum bisa, ban dalem ini harus dituntun beberapa meter terlebih dahulu karena dangkalnya sungai saat musim kemarau, selisihnya bisa sekitar 6 meter kedalamannya, kata guide.

Air [un mulai dalam dan kami mulai berselancar dengan bulatan donat besar ini ..
20141018_132641 20141018_141106

Lumayan lami kami berselancar disini, hingga ada satu titik point yang bisa lompat dari ketinggian, ada yang 4 meter dan ada yang sekitar 12 – 15 meter. Kembali adrenalin didarah ini bergejolak, lompat atau tidak .. ingin lompat namun takut ketinggian. Ah sudahlah, kapan lagi kalau bukan sekarang .. . kapan lagi bisa balik kesini, untuk awal saya coba 4 meter, dari ketinggian ini saja sudah mulai menggigil bagaimana dengan 3 x ini ???
Namun berkat dorongan dari teman-teman yangs sangat pemberani saya akhirnya memberanikan diri untuk melompat dari sana, dan .. dan rasanya sangat nikmat, ada beberapa detik dalam hidup anda saat merasakan apa itu melayang .. . hmm …
Disaat bersaman 2 teman saya sudah menuju lompatan yang 3 lebih tinggi, dia adalah mas Ibnu dan Amin, entah kenapa kaki dan tangan saya mengikuti mereka keatas sana, memanjat dan wauu . . sangat tinggi, menurut saya itu ada sekitar 15 meter. Sesampainya diatas sana ciut hati ini hendak turun tapi muka mau ditaruh dimana, Mas Ibnu melompat terlebih dahulu … Teriakan saat melompatnya bikin saya semakin ingin melompat, walau keberanian itu belum ada. Selesai itu, Amin bilang ke saya nanti tolong lempat sandalnya, disaat saya bilang oke dia sudah melompat .. Dan wauw, tanpa teriakan … adem, kalem dan tenang …

Sekarang, tinggal saya diatas ini .. dengan keberanian yang belum terkumpul sempurna, namun keinginan yang sudah membludak. Yap! Saya harus lompat, salah satunya karena teman bilang dia mau rekam, tapi ini mau hujan .. kalo hujan dia tidak bisa merekamnya, dan saya bilang .. OKE .. entah kenapa, apakah jiwa narsis yang terpendam ini sebegitu inginnya, hingga lebih besar dari rasa takut yang dari tadi memutar-mutar … o..o
Dan yap, kahirnya 100% mantap, sedikit jarak dari lompatan dan, suasana hening sesaat .. saya merasakan saat yang tenang dalam keputusan saya hingga … JLEBBB!
Saya akhirnya endarat dengan selamat, Alhamdulillah …
Puas rasanya, ada batas yang akhirnya saya lewati .. takut itu hanya ada diotak saja .. semua nya balik keperhitungan akan risiko yang akan didapat, lebih kelogika. Akhirnya rombongan yang menunggu saya melompat ini kembali melanjutkan perjalanan, kembali menyisir sungai hingga sampai di titik terakhi diamana kami sudah dinanti oleh mobil pickup tadi .. . dan kami kembali bergelantungan πŸ˜€

Kamipun kembali sampai di pos pertama, disini kami mandi dan bebersih diri, lalu melanjutkan makaan .. . saat paling krusial dan sangat penting …

Maakaaannnnnzzz bersama, yang dimintai ambil fotonya cantik :p
Maakaaannnnnzzz bersama, yang dimintai ambil fotonya cantik :p

Sehabis makanpun kami langsung menuju Solo tempat pernikahannya Fendi dengan Nia, cukup jauh darisana sehingga kami sudah bersiap dengan pakaian kondangan dari Gua pindul ini. Kami baru sampai disana sekiitar 19.30 WIB, kembali mengemas kado dan fotoooooo … .

Tapi saya yg moto -,-
Tapi saya yg moto -,-

Kamipun masuk ke ruangan, penjagaan cukup ketat dari polisi, apa karena memang lokasinya atau karena orangnya, entahlah … yang jelas, penjgaannya oke punya πŸ˜€
Kamipun segera masuk ke dalam gedung pernikahan, sambutan hangat kedua keluarga mempelai menyambut kami masuk. Saat kami masuk mempelai wanita masih sendiri, mugnkina datnya atau bagaimana pihak laki-laki baru datang beberapa waktu setelahnya dan disambut oleh pihak keluarga dengan beberapa sambutan dalam bahasa jawa dan mempelai wanita menghampiri mempelai pria dan kembali dilanjutkan dengan acara adatnya.

Mempelai pria masih tegang :p
Mempelai pria masih tegang :p

Mempelai diiringi musik tradisional dan pepatah menuju kursi kerajaannya malam itu, dan sesampainya dibangku itu, sepertinya acara adat lagi, saling meminumkan teh .. sangat romantis menurut saya .. :’)

So romantic .....
So romantic …..

Waktu terasa cepat berlalu, tak teasa sudah malams saja, hingga kamipun ingin pamitan terlebih dahulu, namun foto2 dulu pastinya πŸ˜€

Semoga foto yang lebih beraturan bsia segera menyusul
Semoga foto yang lebih beraturan bisa segera menyusul :p

Selesai pamitan dan memberikan doa terbaik kami untuk mempelai, kamipun balik Jogja,Β  kami sempatkan main ke angkringan, dan mempersembahkan sebuah lagu dengan pengamen sana .. :p

ngamen coiy :D
ngamen bareng coiy πŸ˜€

Kami bercengkerama disini hingga larut malam, lewat dinihari .. . dentuman musik sekitar memfanakan jam kami, hoammmzzz . …

Keesokan harinya kami lebih mengisi waktu dengan mencari jajanan untuk oleh-oleh, disini kami berpencar ada yang cari makanan dan ada yang cari pakaian. Saya bertiga dengan serri dan gustaf memilih mencari tas dan pakaian sementara teman lain memilih hunting makanan. Walau pada akhirnyaΒ  kami juga hunting makanan πŸ˜€
Akhirnya ada yang bisa dibawa pulang selain kenangannnya πŸ˜€

Semoga berkah, semoga bahagia, semoga samawa, semoga doa terbaik kami bisa menghiasi kehidupan Fendi dan Nia. Semoga berkah .. Amin …
Semoga cepat Fendi Junior menyusul . .
AMIN ……………………

πŸ˜€

Apa yang lebih indah dari hidup dengan orang yang dicintai ?? Lebih indah dengan buah cinta .. :D
Apa yang lebih indah dari hidup dengan orang yang dicintai ??
Lebih indah dengan buah cinta .. πŸ˜€

Gallery ..

This slideshow requires JavaScript.

,

Advertisements