Masih teringat masa kecil berlarian, kejar-kejaran, sepedahan yang selalu rebutan, mandi lumpur di sawah depan rumah, bahkan sampai berlari diatas dinding bangunan rumah dan pagar yang belum kelar. Manis, sungguh manis kenangan itu ..

Banyak sudah hal yang dilalui dengan saudara “sepantaran”, maklum kami hanya berbeda 2 tahun saja, banyak hal yang kami lalui bersama, sedih senang semuanya dilalui bersama. Tak jarang kenangan manis di selingi sedikit pertengakaran 2 saudara yang memang susah dihindari, namun tetap saja, manisnya lebih dari masalah yang tak seberapa itu. Saat ini, hanya senyum yang keluar dari tingkah kami waktu itu.
Sekarang kami sudah beranjak dewasa, 2 orang pria .. bukanlah 2 orang anak laki2 lagi kecuali saat dirumah dengan saudara yang lebih tua tentunya, tempat tinggal yang sudah berjauhan, berbeda pulau tepat nya.
Masih teringat saat pertama kami berpisah jarak yang cukup jauh, hanya 3 jam perjalanan sekitar 105km, saat saudara saya ini memasuki perkuliahan dan saya masih di bangku SMA di kota kecil kami. Rindu, pasti .. banyak hal yang saya tidak bisa lakukan sendiri terkecuali tanpa bantuannya.
Namun hal tersebut hanya berlalu setahun, tahun depannya saya juga sudah memasuki masa perkuliahan dikota yang sama, universitas yang berbeda.
Kembali kami tinggal satu atap, kembali dengan balada 2 saudara “sepantaran” yang sering ada masalah, persaudaraan kami pernah diuji tepat beberapa minggu saya memasuki perkuliahan, gempa bumi September 2009, peristiwa yang sangat membuat saya oanik dan merasa sudah sangat dekat dengat ujung kehidupan, tapi untung ada disana saudara saya, yang jauh lebih tenang tak tahu bagaimana dengan didalam dirinya sendiri. Kamu, saudaraku.

Sekarang, sekarang .. . masa perkuliahan sudah berlalu, saya sudah terdampar di negeri orang, sudah 2 tahun lamanya, ia bergelut dengan dunia perdagangan, jauh lebih sukses dari saya. Alhamdulillah..

Berawal dari percakapan di telepon waktu itu, ia menyampaikan rencana pernikahan dengan calonnya yang notabene adalah sahabat saya saat SMA, masih teringat bagaimana saya dan Ndonk (saudara sepupu) menjodohkan mereka saat itu di Cafe Datuak, hehee ..
Masih sedikit ragu dengan berita ini, namun bahagia pasti mendengarnya langsung darinya .. Alhamdulillah

Waktu baik, hari baikpun akhirnya dirundingkan antara kedua belah pihak dan didapatkan tanggal bersejarah pada 20 Mei 2015 pernikahannya tepat pada hari Rabu.

Saya yang seorang pekerja kantoran harus bisa mengatur waktu pulang, rencana pulang pada hari Selasa mengingat sisa cuti yang ada dan kebutuhan cuti untuk pulang lebaran, sehari sebelum pernikahan, namun sangat berdosa rasanya jiwa ini baru sampai dirumah semalam sebelum pernikahan saudara saya ini, sungguh merasa berdosa, beberapa hari sebelum pulang, sungguh hati ini tak tenang. Denagn berbagai pertimbangan dan atas izin dari buk Bos, akhirnya bisa ijin pada hari Senin dan Selasa, hari kepulanganpun di percepat ke hari Sabtu pagi sebelum pernikahan, niat hati ingin memberi suprise tapi apa daya semua orang di rumah sudah tau, entah bagaimana dan darimana informasinya . u,,u

Hari kepulangan yang dinantikan pun datang, bebekal 2 koper dan segala barang yang diperlukanpun masuk dalam kemasan pulang kampung, seusai sholat shubuh kendaraan Damri sudah setia mengantar kebandara, tengah hari sebelum Dzuhur pun akhirnya menginjakkan kaki di Tanah Minang, BIM airportnya.
Tak lama menunggu travel pesanan pun datang membawa kerumah tercinta, Batusangkar Kota Budaya.
Tak terlalu menjadi surprise karena memang informasi pulang yang dipercepat karena sudah bocor informasinya, namun tetaplah sambutan hangat saat sudah sampai dirumah, nuansa yang berbeda. Bersyukur, iya bersyukur 🙂
3 Hari sebelum hari pernikahan disibukkan dengan kegiatan memberi undangan dan membantu orang tua di Kedai “Mak Nun” yang menjual berbagai keperluan dapur *promosI
Saat ke kampung tercinta Padang Panjang Bawang Pariangan, saat semua sibuk dengan urusan pernikahan duo ini sibuk dengan kegiatannya ..

Saat lainnya sibuk dengan urusan pernikahan
Saat lainnya sibuk dengan urusan pernikahan :p

Dan malam hari sebelum pernikahan pun masih sibuk dengan beberapa urusan kecil lainnya ..

Catur antar cucu Atuak Jangek
Catur antar cucu Atuak Jangek 😀

Sementara mempelai hanyabis atersenyum dengan kesibukan kami 😛
IMG_7615
Tak tahan dengan hanya melihat, mempelai pun turun tangan ..

Mempelai VS Mastur
Mempelai VS Mastur

Sementara disisi satunya Habis si Habibos dengan para saudara kecilnya ..

Maknya Seiram Seira, Noval, Habib, Adek, Zee
( Dari kiri ) Maknya Seiram Seira, Noval, Habib, Adek, Zee

Dan dibagian belakang, Mak dan anaknya yang peling besar ..

Persiapan dari sisi belakang(baca: Dapur)
Persiapan dari sisi belakang(baca: Dapur)

Hari pernikahan pun datang, Rabu 20 Mei 2015
Berbagai persiapanpun mulai dikemasi dari Shubuh, masukan bagi mempelai tentunya yang paling penting ..

Arahan dan nasihat dari Bapak awak tercinta :*
Arahan dan nasihat dari Bapak awak tercinta :*
Arahan dari Pak Tuo
Arahan dari Pak Tuo

Persiapan selesai, dan cus kelokasi yang sudah ditentukan, bertempat di Pagaruyung di sebuah Mushola yang akan menjadi kenangan bagi mempelai, pernikahan berlangsung khidmat dan lancar.Alhamdulillah.

Saat arahan dari orang KUA
Saat arahan dari orang KUA
Ijab Qabul, Lancar Jaya
Ijab Qabul, Lancar Jaya
Pembacaan ayat suci dari mempelai Wanita(Uni wak)
Pembacaan ayat suci dari mempelai Wanita(Uni wak)

Senyum sumringah setelah kata SAH 😛

Sahhhhhhhhhhhhhhhh !
Sahhhhhhhhhhhhhhhh !

Malam harinyapun akan ada acara Tradisional, yaitu Saluang, sebagai musik hiburan dan pemberian gelar kepada sang mempelai. Saluang, musik tradisional yang tak bisa dimainkan sembarang orang, tekhnik tinggi dalam pernapasan, hembusan napas yang tidak berhenti saat menarik napas, acara Saluang berlangsung hingga pukul 3 pagi.

Saluang dari daerah guguak, sebagai acara Tradisional
Saluang dari daerah guguak, sebagai acara Tradisional

Sementara Saluang dimainkan pemberian gelar pun juga berlangsung di dalam rumah, berlangsung dengan sangat tenang, gelar diberikan secara sistematik oleh Tetua Adat, dengan gelar Rajo Mudo (Alex Syaputra)

Proses pemasangan Saluak, setelah dianggap dewasa dan mengemban beban yang Baru
Proses pemasangan Saluak, setelah dianggap dewasa dan mengemban beban yang Baru
Memohon ijin dan meminta restu kepada Mak
Memohon ijin dan meminta restu kepada Mak
Memohon ijin dan meminta restu kepada Bapak
Memohon ijin dan meminta restu kepada Bapak

Rajo Mudo sudah resmi dan siap menggunakan nama barunya, welcome Rajo Mudo

Sumringah, baby Rajo Mudo :P
Sumringah, baby Rajo Mudo 😛

Acara adat selesai dilanjutkan dengan proses serah terima mempelai pria dari Ninik Mamak mempelai Laki-Laki dengan Ninik Mamak mempelai wanita, proses berlangsung di rumah mempelai wanita.Proses serah terima ini berlangsung dengan proses petatah petitih minang yang cukup panjang, pada 1 dekade yang lalu proses ini bisa berlangsung berjam-jam bahkan hingga pagi, namun saat ini proses ini berlangsung dalam waktu yang cukup singkat.

Proses serah terima antar ninik mamak
Proses serah terima antar ninik mamak

Sementara proses berlangsung, dirumah kami sedang dilanjutkan proses pemasangan tenda, sedikit agak lama dikarenakan owner yang masih tergolong baru, tapi maklum kok.
Kami para pemuda dari keluarga besar senantiasa mengamati pemasangan tenda agar tidak ada yang dirasa kurang ..

Mengamati dengan seksama
Mengamati dengan seksama, [Dari kiri] Dito, Sapri, Wan Af

Sementara saya, masih kaget dengan foto :p
IMG_8009

Karena proses pemasangan tenda yang cukup lama, maklum karena ukuran yang cukup besar daripada umumnya, beberapa saudara mengadu ilmu KOA(salah satu olahraga seperti remi) mereka, dan berlangsung hingga pagi(jam 3 red).

Adu ilmu, mainmandan(berpasangan)
Adu ilmu, main mandan (berpasangan)

Permainan selesai beriring mata mulai mengantuk dan lelah, akhirnya kami mulai bergerak ke posisi standby(baca: Tidur). Zzzz…

Tak terasa ternya sudah tanggal 23 Mei, ya . hari dimana resepsi dirumah kami diadakan, dari shubuh semua sudah siap sedia, berbagai keperluan kembali dicek satu persatu, berbagai persiapan yang masih kurang mulai di beresi kembali, sementara kami bersiap para kurcaci cilik ini sudah siap sedia di posisi menanti tamu dan membagikan souvenir 😀

[Dari kiri] Kakak, Seira, Dedek Siap sedia menanti tamu
[Dari kiri] Dedek, Seira, Kakak full make up
Siap sedia menanti tamu

Sebelum para tamu datang pun , ucapan dari kantor kakakpun sudah mendarat didepan rumah ..

BNI Pekanbaru
BNI Pekanbaru

Pada bagian depan dipampang (dipajang) foto prewed mempelai, biar tidak salah orang, karena wajah kami yang cukup mirip.
Semoga jadi doa agar cepat menyusul :p

Baian depan pelaminan pada pagi hari sebelum ramai dengan tamu
Bagian depan pelaminan pada pagi hari sebelum ramai dengan tamu

Sementara kami bersiap akhirnya mempelai datang, maklum setelah menikah mempelai pria sudah berada di rumah mempelai wanita ..
Mempelai diantar oleh keluarga besar dan sudah dengan pakaian anak daro 😀

Merah merona pakaian(1) untuk resepsi
Merah merona pakaian(1) untuk resepsi

Acara pun dimulai, mempelai sudah diposisi mereka, perisapan sudah maksimal, dan tamupun mulai berdatangan .. cukup ramai, Alhamdulillah 🙂
Diantara kesibukan, saya pun semapt beristirahat dan tertangkap kamera ..

Focus to phone, mengundang teman2 sejawat
Focus to phone, mengundang teman2 sejawat

Hal yang sudah pasti pad asetiap acara seperti ini adalah Music, iaa . . music yang berlangsung sepanjang hari hingga malam. Tak lupa salah seorang saudara kami menyumbangkan lagu nya.. Tak hanya satu, beberapa :p

Suhu Sapri, sangat maksimal
Suhu Sapri, sangat maksimal

dan saudari perempuan, Rike

Merdu dek, merduuu
Merdu dek, merduuu

Orang tua tercinta dan tersayang bersama anaknya yang sudah dewasa ..

Manis, iaa . semuanya .. indah, iaa .. semuanya .. :)
Manis, iaa . semuanya .. indah, iaa .. semuanya .. 🙂

Nah, ini.. siapakah gerangan ??
Mamak awak, mak Pi .. . yang selalu siap siaga, muda dan selalu muda.. dan kocak 😀

Style apalah ini, ga jelas, ,,, tapi ini tetap Mamak
Style apalah ini, ga jelas, ,,, tapi ini tetap Mamak :p

Salah satu kesempatan berpose dengan mempelai, Alhamdulillah satu2nya single diatas panggung :’D

Single, oh single satu2nya :'D [Dari kiri] ars, sapri, alex, dian, ali, af
Single, oh single satu2nya :’D
[Dari kiri] ars, sapri, alex, dian, ali, af

Pergerakan yang cukup saat melayani tamu, membuat rahang ini cukup merasa haus, kenangan akan masa kecil akan ice cream yang menjadi salah satu hidangan kami menjadi cemilan yang saya dan anggota keluarga lainnya 😀

Ice cream tak mengenal umur :p
Ice cream tak mengenal umur :p
Ice cream = Smile :P
Ice cream = Smile 😛

Salah seorang tamu kami, teman dari Saudara paling besar juga merupakan anggota DPR saat ini, menyumbangkan suara emasnya ..

Dan Anton, ternyata pernah merintis dunia{orgen} ini sebelumnya
Dan Anton, ternyata pernah merintis dunia{orgen} ini sebelumnya

Tenaga yang berangsur habis harus segera diisi kembali agar tidak sampai Empty , begini caranya …

Ini, masuk semua lo :p
Ini, masuk semua lo :p

Tamu yang datang silih berganti, tak terasa sudah memasuki waktu Ashar, ini jugamerupakan waktu bagi mempelai untuk pemasangan pakaian[2], yaa ini pakaian untuk lanjutan resepsi pada malam hari 😀

Mempelai dalam dandanan sebelum tampil :p
Mempelai dalam dandanan sebelum tampil :p

Salah satukebiasaan anak muda saat ini yang tidak boleh ketinggalana dalah, WEFIE, yess. . ini ide dari Prisca Jasmine (sibungsu) sebenarnya walau tampak seolah saya yang melakukan -,-

Ciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis :D
Ciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiis 😀

Yahh . . begitulah acara resepsi kami. Alhamdulillah lancar . ..|
Malam harinya dilanjutkan dengan permainan KIM, apakah khalayak ramai tau ya ??
Disini permainan ini disebut dengan permainan lagu berhadiah. setiap orang akan mendapatkan beberapa helai kertas dengan warna berbeda lengkap dengan nomor yang sudah diacak sedemikian rupa, hingga tidk ada satu kertas pun yang mempunyai nomor yang sama.
Permainan ini melibatkan orang yang sangat banyak, warga sekitar dan warga pasar, kolega, teman dan siapapun yang tau dan ingin ikut 😀
Pembawa acara akan menyanyikan lagu dan menyebutkan angka yang dipilih secara acak, saat nomor sudah membentuk suaptu pola (Garis satu atau dua garis) makan pemain dapat maju dan dicek pada kertasnya .. jika benar, maka hadiah ditangan 😀

Namun sayang, foto saat acara ini belum sampai ditangan saya, foto yang di upload masih dari kamera sy pribadi, nanti akan di upload secepatnya 😀

Untuk mempelai,
Saudaraku, Alex Syaputra …
Wan, dirimu bukan lagi anak muda seperti sebelumnya, dirimu sudah berada pada step yang berbeda .. sudah menyandang tanggung jawab akan hidup dunia dan akhirat seseoarang yag sudah diberikan oleh orang tuanya.
Kutau, dirimu akan melakukan yang terbaik untuk orang yang disayang, keluarga .. semuanya adalah keluarga .. Semuanya adalah utama, selamat untuk pernikahan Wan.
Semoga berkah Allah atasmu dan keluarga dalam menjalani kehidupan, kebaikan sepanjang hidup..
Semoga bisa jadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warahmah.
Amin, amin ya rabbal alamin 🙂

My Family, I Love You All …. All of you :*

Advertisements