Sudah pukul 7 malam, masih santai dikosan sampai Ujo datang didepan pintu dan bilang, “udah packing buat ke Cikuray?” Dengan santainya jawaban saya masih “ngga ah, tangan lagi sakit, takut nanti nyusahin dijalan kayak terakhir kali di Gunung Gede”. Tapi, temannya siri dari Ausie sudah bela-belain beli semua perlengkapan agar bisa ikut. Hmm, yaudah .. kalau begitu saya siap-siap.
Wao, ternyata begitu labilnya diri ini terhadap godaan muncak .. Hikzz ..

Pukul 11 malam kami bertemu didepan Plaza Sarinah .. Saya, siri, ujo dan lepi kali ini yang akan bertempur … semua perlengkapan kecuali logistik sudah lengkap, untuk logistik rencananya akan dicari dijalan saja. Kamipun langsung berangkat ke arah Garut karena memang posisi Gunung Cikuray ini berada di Daerah Garut.
Gunung Cikuray meruapak gunung tertinggi no 4 di Jawa Barat, dengan ketinggian 2821 mdpl. Gunung ini terkenal dengan terjalnya yang sangat cihuy (ada tulisannya nanti dipertengahan gunung) dan medan yang kering dan berdebu.
Perjalananpun dimulai, kami menuju Garut melewati tol dengan tujuan memang ingin beristirahat di rest area.
Perjalanan yang cukup melelahkan iniΒ  harus diisi dengan sarapan dulu ya .. .

ini namanya ketoprak ala Garut
ini namanya ketoprak ala Garut

Setelah sarapan kami kembali melanjutkan perjalanan, setelah mutar-mutar karena tidak tahu jalan kami baru sampai di lokasi pemancar pada pukul 13.30 siang … Lokasi pemancar merupakan lokasi terkahir yang bisa ditempuh oleh kendaraan, disini merupakan lokasi pemancar berbagai stasiun TV dan seluler yang memungkinkan di puncak Gunung akan bagus sinyalnya.
Kami tidak ingin buang waktu, kami langsung packing dan bersiap .. pukul 14,30 kami sudah siap untuk berangkat didahului dengan doa bersama tentunya .. πŸ™‚

Siapppp tempuuuuuuur! :D
Siapppp tempuuuuuuur! πŸ˜€

Perjalanan kami sangat cukup melelahkan, dari 7 pos yang ada di Gunung Cikuray kami baru belum bisa mencapai pos 3 sebelum Maghrib, hingga kami memutuskan untuk buka tenda dijalan karena sudah maghrib dengan niat melanjutkan dini hari. Buka tenda, masak dan istirahaaaat …. πŸ˜€

Masak2 :D
Masak2 πŸ˜€

Pukul 1 dini hari kami berencana melanjutkan perjalan yang mana pada akhirnya kami baru berangkat pada pukul 2 karena alasan non-teknis, malas -,-
Debu yang sangat tebal membuat perjalanan kami menjadi sedikit lambat, seringkali berhenti hanya untuk mengucek mata. Hikz …
Kkami baru mencapai puncak pada pukul 06.30, sunrise nya sudah lewat tapi tidak apa karena kami bisa sampai dengan selamat, Alhamdulillah …

Sunrise yang telat, tapi tetap bagus :*
Sunrise yang telat, tapi tetap bagus :*

Untuk puncak Cikuray sendiri terasa kurang “alami”, adanya bangunan tembok dipuncak terasa mengurangi keindahan alam Gn Cikuray, mungkin tujuannya baik untuk membantu pendaki jika terjebak hujan dan angin, namun tetap saja tidak enak dilihat mata, menurut saya pribadi.
Terlepas dari itu, yang paling penting adalah niat awal kami demi Indonesia ..

DIRGAHAYU INDONESIA
DIRGAHAYU INDONESIA

Kami berempat, secuil dari ratusan juta rakyat Indonesia mengucapkan Dirgahayu Indonesia ke 70, jayalah Indonesiaku!
Bebaslah dari KKN .. . Indonesia, Tanah Airku!!!

Selesai upacara kamipun beralih balik arah, saatnya turun dan bekerja esok harinya … . Perjalanan turun juga tidak akan mudah mengingat kecuraman dan akar sepanjang jalan, yok … Semangat!!!

Alhamdulillah, balik dengan selamat :D
Alhamdulillah, balik dengan selamat πŸ˜€

See you on next trip guys!
:*

Gallery;

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements