Sudah seringkali sebenarnya saya makan disini, dari semenjak saya tinggal daerah sekitar sini, Kampung Bali namanya. Sekitar setahun saya tinggal diKampung Bali, daerah yang dulunya dikenal hampir sama dengan Kampung Amb*n yang terkenal dengan mafianya, namun sekarang sudah jauh lebih baik, bahkan aman menurut saya. Sering kali saya dan temans pulang malam saat tinggal disini.
Untuk wisata malamnya, ada warung pecel ayam dan lele yang saya gemari, ia berada dijalan Wahid Hasyim perbatasan antara Kebon Kacang dan Kampung Bali, posisinya berada disebelah RM diBao Untuang atau dekat Favehot*l lebih mudahnya.
Tempat makan ini baru buka sekitar habis maghrib, jadi jangan harap akan buka di sore hari sepulang kerja.

To the main, disini disediakan 2 menu utama pecel lele dan pecel ayam .. . sekilas tampak sama dengan pecel lainnya, bedanya disini adalah cabenya diolah tepat sebelum kita makan, lebih seger .. tidak terlalu pedas namun juga bukan hambar tak jelas. Disini rasanya pas, kita bisa lihat si mas nya mengolah cabenya, itu salah satu yang membuat saya “mau” berulang makan disini.
Bisa dilihat, ngeres krenyes dan mantap .. .

lele gariiing .. ..
lele gariiing .. ..

Untuk ayamnya, favorit saya walau saya bukan pecinta ayam sebenarnya … untuk ini, pengecualian ..

Ayamnya, sama gariiing
Ayamnya, sama gariiing

Hmmm . . silahkan dicoba gess .. .
Happy Kuliner 😀

Advertisements